PENGUATAN WAWASAN MULTIKULTURAL MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAH DAN KONTRIBUSI ETNIS-ETNIS NUSANTARA

Authors

  • Nancy Lukitasari Mahasiswi
  • Meity Suryandari

Keywords:

multikultural sejarah lokal perlawanan etnis solidaritas identitas nasional pendidikan sejarah

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengungkap kontribusi etnis-etnis Nusantara dalam perjuangan melawan penjajah yang selama ini kurang terepresentasikan dalam narasi sejarah nasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk strategi, organisasi sosial, dan simbol budaya dari berbagai etnis, serta menjelaskan bagaimana solidaritas multikultural berperan dalam memperkuat perlawanan terhadap kolonialisme. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengkaji relevansi perspektif multikultural dalam pembelajaran sejarah di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dilakukan dengan penelusuran sistematis terhadap arsip tertulis, manuskrip lokal, dan publikasi ilmiah yang relevan, serta studi arsip, yang menitikberatkan pada analisis dokumen kolonial dan sumber sejarah lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlawanan etnis Aceh, Jawa, Minangkabau, Bugis-Makassar, Maluku, serta komunitas Tionghoa dan Arab-Hadrami tidak hanya didukung oleh kekuatan militer, tetapi juga oleh modal religio-kultural, adat, jaringan sosial, dan solidaritas lintas-etnis. Solidaritas multikultural terbukti memperpanjang daya tahan perlawanan dengan menggabungkan sumber daya material maupun non-material. Dalam konteks pendidikan, integrasi narasi lokal multikultural dalam kurikulum terbukti meningkatkan kemampuan berpikir historis, toleransi, dan rasa kebersamaan siswa. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan bahwa kontribusi multikultural etnis Nusantara tidak hanya memperkaya pemahaman sejarah, tetapi juga relevan untuk membangun identitas nasional yang inklusif melalui strategi pembelajaran sejarah yang kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, S. (t.t.). Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah Lokal.

Ekwandari, Y. S., Perdana, Y., & Lestari, N. I. (2020). Integrasi Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah di SMA YP UNILA. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 9(1), 15–31. https://doi.org/10.36706/jc.v9i1.10268

Gaspersz, S. G. C., Basuki, E., & Maspaitella, M. J. (2024). Exploring First-Time Voters’ Perceptions of Multiculturalism and Identity Politics in Indonesia’s 2024 General Election. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 7(1), 1–12. https://doi.org/10.23887/jpmu.v8i1.74216

Ilma, M. U. (2023). PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS DALAM DESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. 2(1).

Juairiah, J., Hamsinah, H., & Asmawardah, A. (2024). Mekanisme sistem temu kembali arsip (studi deskriptif di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan). Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 12(2), 149–163. https://doi.org/10.18592/pk.v12i2.13035

Lestari, D., & Bahri, B. (2024). Pembelajaran Sejarah Lokal Dalam Bingkai Multikulturalisme. Danadyaksa Historica, 4(1), 66. https://doi.org/10.32502/jdh.v4i1.8142

Mulyanto, H. (2023). Penggunaan Naskah Kuno dan Arsip dalam Historiografi Indonesia: Suatu Tinjauan Kritis. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara, 14(1), 45–63. https://doi.org/10.37014/jumantara.v14i1.3301

Murdiono, M., & Wuryandani, W. (2021). Civic and nationalism education for young Indonesian generation in the globalization era. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 158–171. https://doi.org/10.21831/jc.v18i1.39452

Nurjannah, N., Khatimah, H., Sulaiman, S., & Jubaedah, J. (2025). Pengembangan Buku Ajar Sejarah Lokal Dana Mbojo Berbasis Mpa’a Gantao untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Mahasiswa. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(2), 220–227. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i2.2049

Nurrahmani, M. A., & Indrahti, S. (t.t.). ANALISIS PEMANFAATAN ARSIP KOLONIAL SEBAGAI BAHAN RUJUKAN PENELITIAN SEJARAH.

Prayogi, A. (2021). Pendekatan Kualitatif dalam Ilmu Sejarah: Sebuah Telaah Konseptual. Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah, 5(2), 240–254. https://doi.org/10.15575/hm.v5i2.15050

Setiyonugroho, P., Umasih, U., & Kurniawati, K. (2022). Integration of Multicultural Education Values in History Teaching. Journal of Education Research and Evaluation, 6(2), 280–288. https://doi.org/10.23887/jere.v6i2.43483

Syarief, T. N., & Darmawan, W. (2024). Multicultural Education In The Application Of Learning History. 53(1).

Wibowo, C., Sudiarso, A., & Prihantoro, K. (2023). Analisis Kepemimpinan Pangeran Diponegoro pada Perang Jawa Dalam Menegakkan Kedaulatan Kesultanan Yogyakarta (Ditinjau Dari Teori Seni Perang Sun-Tzu). 7(1).

Yuhardi, Y., & Meri, D. (2022). Pembelajaran Sejarah Bermuatan Sejarah Lokal. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 5(2), 179–188. https://doi.org/10.31539/kaganga.v5i2.4302

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Lukitasari, N., & Meity Suryandari. (2025). PENGUATAN WAWASAN MULTIKULTURAL MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAH DAN KONTRIBUSI ETNIS-ETNIS NUSANTARA. Cakrawala Pengabdian: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 65–73. Retrieved from https://journal.afrikreativa.com/index.php/jpkm/article/view/40